Ketentuan Biaya yang Dibebankan dari Cash Advance

  • 2 min read
  • Jun 22, 2020
Cash Advance

Perlu kamu ketahui Cash Advance merupakan salah satu cara mendapatkan uang tunai yang sedang cukup populer di masyarakat saat ini. Sebenarnya cash advance adalah salah satu fitur dari kartu kredit, jadi penggunaannya mewajibkan kamu harus membayar kembali uang tunai yang kamu tarik. Walau sama-sama menggunakan kartu, perlu diperhatikan bahwa penarikan uang tunai menggunakan kartu debit adalah penarikan uang tunai dari tabungan kamu.

Akan tetapi dengan menggunakan kartu kredit, cash advance menggunakan uang tunai hasil penarikan dari kartu kredit yang sebenarnya bukan uang milik kamu. Jadi kamu harus melakukan pembayaran layaknya pembelian menggunakan kartu kredit. Bedanya yang kamu beli dari fitur cash advance adalah uang tunai, bukan barang ataupun jasa.

Terlihat sangat memudahkan kebutuhan uang tunai kamu bukan? Apalagi untuk kamu yang memang sedang sangat membutuhkan uang tunai dan bingung bagaimana cara mendapatkannya. Namun layanan cash advance ini tidak murah. Ada banyak biaya yang harus kamu tanggung dan juga bunga dari pembayaran baliknya ke perusahaan pengeluar kartu kredit di mana kamu menarik cash advance menggunakan kartu itu.

Yang harus diperhatikan agar kamu tidak salah menggunakan layanan cash advance dan malah terlilit pengeluaran yang lebih besar, sebaiknya kamu wajib mempelajari terlebih dahulu apa itu cash advance dan ketentuannya. Jadi kamu harus simak penjelasan mengenai cash advance tersebut pada bagian di bawah ini, yuk Langsung saja di simak.

Ketentuan Biaya yang Dibebankan dari Cash Advance

Agar kamu tidak terjerat pada pinjaman cash advance dan tidak bisa melunasinya, kamu sebaiknya mempelajari mengenai ketentuan layanan ini. Ada 3 biaya yang akan dibebankan pada kamu ketika menarik uang tunai dengan cash advance. Biaya-biaya tersebut antara lain adalah:

Biaya Layanan

Saat menarik uang tunai dengan cash advance kamu akan dikenakan biaya layanan. Biaya ini biasanya disebut dengan cas advance fees. Dengan besar nominal ditentukan oleh penerbit kartu kredit dan biasanya biaya tetap, contohnya 50 Ribu atau 150 Ribu. Ada juga penerbit kartu kredit yang memberikan beban biaya layanan sebesar sekian persen dari besar uang yang ditarik. Besar persen bisa mulai dari 3% hingga 5% dari jumlah uang yang ditarik dan biasanya tidak lebih dari Rp150.000.

Biaya Transaksi Penarikan

Cash advance merupakan penarikan uang seperti pinjaman dari kartu kredit. Kamu bisa menarik uang ini dari ATM, jika kartu kredit kamu menggunakan PIN. Namun jika tidak menggunakan PIN, kamu bisa menarik uang tunai melalui bank. Saat melakukan penarikan uang tunai ini, kamu akan dikenakan biaya transaksi. Dan biasanya dari biaya transaksi ditetapkan oleh kartu dan bank yang digunakan. Jadi pelajari ketentuan bank dan kartu kredit yang kamu gunakan untuk mengetahuinya.

Biaya Bunga

Terakhir, cash advance saat kamu tarik sejumlah uang tunai akan membebankan bunga pada kamu saat pembayaran. Dan pada umumnya besar bunga dari penarikan cas advance kartu kredit ini akan lebih besar dari bunga pembelian barang dengan kartu kredit. Itulah sebabnya kamu harus berhati-hati melakukan penarikan uang tunai dengan cash advance, karena ada sangat banyak biaya yang dibebankan untuk kamu saat pembayarannya nanti.

Itulah informasi tentang Ketentuan Biaya yang Dibebankan dari Cash Advance dan semoga bermanfaat buat semuanya bagi yang belum mengerti tentang cash advance.